ANALISIS TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN RESEP TUNAI DI APOTEK KIMIA FARMA JUANDA BOGOR

  • Neilli Apolina CCI Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor
  • Tutik Ekowati Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor
Keywords: Apotek, dimensi kualitas pelayanan, kepuasan konsumen

Abstract

Apotek adalah sarana pelayanan kefarmasian tempat dilakukannya pekerjaan kefarmasian.
Salah satu indikator untuk mengukur keberhasilan pelayanan kefarmasian di apotek adalah
dengan studi kepuasan pelanggan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui
sosiodemografi konsumen , tingkat kepuasan konsumen dan mengetahui nilai kesenjangan
(selisih antara harapan dan kenyataan) pasien resep tunai terhadap pelayanan di Apotek
Kimia Farma No. 7 Bogor. Penelitian yang digunakan adalah penelitian deskriptif dengan
pendekatan Single Cross Sectional Study (pendekatan dengan observasi atau pengumpulan
data sekaligus dalam kondisi waktu tertentu). Responden yang dipilih adalah pengunjung
Apotek Kimia Farma 07 yang datang untuk menebus resep dengan metode non propability
sampling dengan jumlah tertentu. Tingkat kepuasan konsumen diukur menggunakan model
SERVQUAL (Service Quality) terhadap 5 dimensi kualitas layanan yaitu tangible, reliability,
responsiveness, assurance dan emphaty. Hasil penelitian menunjukan presentase tingkat
kepuasan konsumen rata-rata sebesar 95,02%. Dimensi tangibel merupakan dimensi yang
paling memerlukan perbaikan karena nilai rata-rata kesenjangan paling tinggi yaitu minus
0,283 dan tingkat kepuasan terendah diantara yang lain yaitu 94,27 %. Dan dimensi yang
paling tinggi adalah dimensi responsive dengan tingkat kesenjangan adalah minus 0,202 dan
tingkat kepuasan 95,74%.

References

Dwiastuti, Rini. dkk. 2006. Ilmu perilaku Konsumen. Malang. UB Press

Narendra, M.P., Skarayadi, O., Duda. M., Adirestuti, P. 2017. Analisis Tingkat Kepuasan Pelanggan Terhadap Pelayanan Di Apotek Kimia Farma Gatot Subroto Bandung. Kartika-Jurnal Ilmiah Farmasi, 5(1): 31-37.

Parasuraman, A, Zeithhaml, Berry. (1985). A Conceptual Model of Service Quality and Its Implication for Future Research, Journal of Marketing, Vol. 49, p. 41 –50.

Parasuraman, A., Valarie A. Zeithaml, and Leonard L. Berry. (1994). Reassestment of Expectation as a Comparison

Standard in Measuring Service Quality: Implications for Further Research, Journal of Marketing, Vol. 58 (January).

Pennebaker,JW .1982.The Psychology of Physical Symptoms Parasuraman, A., 1990. Delivering Quality Service. New york: The Free Press Sinulingga, Sukaria. (2011). Metode Penelitian. Medan: USU Press.

Bart, Smet. (1994). Psikologi Kesehatan. PT. Gramedia Widiasarna Indonesia :Jakarta

Sugiono, 2011.Metode Penelitian Kuantitatif dan R&D(Alfabeta)

Sulistya Y.A, Pramestuti, H.R, Sidharta Bambang. 2017. Profil KualitasPelayanan Resep Oleh Apoteker di

Beberapa Apotek Kecamatan Klojen Kota Malang Pharmaceutical Jurnal Of Indonesia 2017.3(1):1-9.

Husein Umar. (2005), Metode Penelitian Untuk Tesis Dan Bisnis, Jakarta: Grafindo Persada

Published
2022-12-01
How to Cite
Apolina CCI, N., & Ekowati, T. (2022). ANALISIS TINGKAT KEPUASAN KONSUMEN TERHADAP KUALITAS PELAYANAN RESEP TUNAI DI APOTEK KIMIA FARMA JUANDA BOGOR. Jurnal Farmamedika (Pharmamedika Journal), 7(2), 87-94. https://doi.org/10.47219/ath.v7i2.156