ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN RESEP DI APOTEK K24 KEMAKMURAN DEPOK

  • Binar Nursanti Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor
  • Evi Nurul Afiatul Apotek K24 Kemakmuran
Keywords: Apotek, Kepuasan Pasien, Pelayanan Kefarmasian

Abstract

Layanan Pelayanan kefarmasian yakni pelayanan serta bertanggung jawab kepada pasien yang mengaitkan sediaan farmasi dengan tujuan buat menggapai hasil yang nyata serta tingkatkan mutu hidup pasien. Salah satu aspek analisis kepuasan pasien adalah pencapaian kualitas pelayanan di apotek. Kasus dalam peresepan serta banyak perihal yang dikeluhkan penderita, peneliti tertarik guna melaksanakan penelitian. Riset ini dilakukan guna melihat kepuasan pelanggan terhadap pelayanan formula di Apotek K24 Sejahtera Depok. Penelitian merupakan penelitian observasional prospektif, data yang digunakan ialah data asli yang diperoleh melalui wawancara langsung dengan kuesioner. Kemudian dilakukan pengolahan deskriptif terhadap data yang didapat. Populasi dalam penelitian ini meliputi seluruh pasien Apotek K 24 Kemakmuran Depok yang berkunjung dengan membawa resep. Sampel penelitian diambil secara accidental sampling yaitu sebanyak 96 orang. Hasil penelitian ini ada sebanyak 54 responden berjenis kelamin wanita dan 42 responden berjenis kelamin pria, dimana 34,38% lebih banyak responden berusia 26-35 tahun dengan tingkat pendidikan tertinggi SMA/SMK sebanyak 59,38% dan sebagian besar responden pegawai swasta yakni sebanyak 42,71%. Dari hasil tingkat kepuasan didapatkan perolehan hasil dimensi Bukti Fisik sebesar 92,70%, dimensi Keandalan 89,60%, dimensi Jaminan 78,10%, dimensi Kepedulian 80,20%, sertaimensi Daya Tanggap sebesar 81,30%.

 

 

 

References

Anisah, Z., Moeslich, H., dan Didik, S. (2010). Pengaruh Pelayanan Kefarmasian Terhadap Kepuasan Konsumen Apotek Di Wilayah Purwokerto. Jurnal Farmasi Indonesia, 7(01): pp. 46-52.

Depkes RI. (2009). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2008. Departemen Kesehatan RI, Jakarta.

Depkes RI, 2016, Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia No. 73 Tahun 2016 tentang Standar Pelayanan Kefarmasian di Apotek, Jakarta.

Hartono, 2003, Manajemen Apotek, Depot Informasi Obat, Jakarta Barat.

Handayani, R. S., Raharni, R., dan Gitawati, R. (2009). Persepsi Konsumen Apotek terhadap Pelayanan Apotek di Tiga Kota di Indonesia. Makara Journal of Health Research, 13(1): pp. 22-26.

Kotler, Philip, 1997, “Perencanaan Manajemen Pemasaran, Analisis dan Pengendalian”. Jakarta : Erlangga.

Puspasari, H., Harida, S., dan Fitriyani, D. (2018). Tingkat Pengetahuan Tentang “DAGUSIBU” Obat Antibiotik Pada Masyarakat Desa Sungai Awan Kiri Kecamatan Muara Pawan Kabupaten Ketapang Tahun 2017. Medical Sains, 3(1): pp. 11-18.

Ruditya, A. N., dan Chalidyanto, D. (2015). Hubungan Karakteristik Individu terhadap Penilaian Kualitas Produk Apotek RawatJalan. Jurnal Administrasi Kesehatan Indonesia, 3(2): pp. 108-117.

Sulistya, Y. A., Pramestutie, H. R., dan Sidharta, B. (2017). Profil Kualitas Pelayanan Resep oleh Apoteker di

Beberapa Apotek Kecamatan Klojen Kota Malang. Pharmaceutical Journal of Indonesia, 3(1): pp. 1-9.

Published
2022-12-01
How to Cite
Binar Nursanti, & Nurul Afiatul, E. (2022). ANALISIS TINGKAT KEPUASAN PASIEN TERHADAP PELAYANAN RESEP DI APOTEK K24 KEMAKMURAN DEPOK . Jurnal Farmamedika (Pharmamedika Journal), 7(2), 95-103. https://doi.org/10.47219/ath.v7i2.170