AKTIVITAS EKSTRAK ETANOL BUAH BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L) TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH MENCIT JANTAN (Mus musculus)

  • Eem Masaenah Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor
  • Inawati Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor
  • Fhima Rizky Annisa Sekolah Tinggi Teknologi Industri dan Farmasi Bogor
Keywords: Aloksan,, Averrhoa bilimbi L,, kadar glukosa darah,, mencit jantan (Mus musculus)

Abstract

Diabetes Melitus (DM) termasuk kelompok penyakit metabolik yang ditandai dengan tingginya kadar glukosa darah. Hal ini disebabkan oleh gagalnya pankreas menghasilkan insulin atau kerja insulin yang terganggu (resistensi insulin). Tujuan penelitian untuk mengetahui aktivitas ekstrak etanol 70 % buah belimbing wuluh (Averrhoa bilimbi L) terhadap penurunan kadar glukosa darah mencit jantan (Mus musculus) galur Swiss Webster yang diinduksi aloksan. Sebanyak 30 ekor mencit jantan dibagi dalam 6 kelompok perlakuan yaitu kelompok kontrol normal, kontrol negatif (Na CMC), kontrol positif (Metformin 65 mg/kg bb), kelompok ekstrak buah belimbing wuluh 250 mg/kg bb, 500mg/kg bb, dan 750 mg/kg bb. Data diperoleh dari pemeriksaan kadar glukosa darah menggunakan glucometer easytouch®, yaitu kadar glukosa darah puasa sebelum induksi, setelah diinduksi, dan setelah pemberian ekstrak pada masing-masing kelompok perlakuan. Hasil penelitian menunjukkan buah belimbing wuluh dengan dosis 250 mg/kg bb, 500mg/kg bb, dan 750 mg/kg bb dapat menurunkan kadar glukosa darah mencit jantan yang diinduksi aloksan. Diduga senyawa aktif ekstrak etanol 70 % buah belimbing wuluh berperan dalam meningkatkan sensitifitas reseptor insulin dan mengakibatkan glukosa dapat diambil oleh sel untuk dimetabolisme. Berdasarkan hasil yang diperoleh dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol 70% buah belimbing wuluh dengan dosis 750 mg/kg bb merupakan dosis yang paling efektif terhadap penurunan kadar glukosa darah

References

[1] Setiawan dan Felix A. 2012. Makanan dan Herbal untuk Penderita Diabetes Melitus. B. Prasetya W., Editor. Jakarta: Penebar Swadaya.
[2] Septhi. 2012. Ekstrak Akar, Batang dan Daun Herba Meniran dalam Menurunkan Kadar GlukosaDarah. Jurnal Kesehatan : 51-59.
[3] Rezchy, D. A. et al. 2014. Uji Efektivitas Penurunan Kadar Gula Darah Ekstrak Etanol, Daun Sendok (Plantago major L.) pada Tikus Putih Jantan Galur Wistar (Ratus novergicus) yang Diinduksi Sukrosa. Pharmacon. Vol 3: 135.
[4] Puspharaj, P., Tan C.H., and Tan BK.2000. Effects of Avverhoa bilimbileaf extract on blood glucose and lipids in streptozotocin-diabetics rats,Journal Ethnopharmacol. 72 (1-2):69-76.
[5] Cahyaning, G,A.2012. Efek Ekstrak Batang Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L) terhadap Kadar Gula Darah Tikus Putih (Rattus novergicus) yang Diinduksi Aloksan. [Skripsi].Surakarta. Universitas Sebelas Maret.
[6] Sutrisna, et al., 2012. Uji Praklinis Efek Hipoglikemi Belimbing Wuluh(Averrhoa bilimbi L.) dan Daun Tapak Dara (Catharanthus roseus G). Pharmacon. Vol 13: 37-40.
[7] Elsa, et al. 2014. Efek Infusa Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbiL) dalam Menurunkan Kadar Glukosa Darah Puasa dan 2 Jam Post Prandial Mencit Model Diabet. [Prosiding Pendidikan Dokter]. Universitas Islam Bandung.
[8] Stefani Candra. 2012. Pengaruh Pemberian Ekstrak Buah Belimbing Wuluh (Averrhoa bilimbi L) terhadap Penurunan Kadar Glukosa Darah Tikus Wistar yang Diinduksi Aloksan [Karya Tulis Ilmiah]. Semarang: Universitas Diponegoro.
[9] Ditjen POM, 2000. Parameter Standar Umum Ekstrak Tumbuhan Obat. Cetakan Pertama. Jakarta:Departemen Kesehatan RI.
[10] Ditjen POM, 1995. Materia MedikaIndonesia, Jilid VI. Jakarta:Departemen Kesehatan RI Hal. 103-113.
[11] Harborne, J.B. 1987. Metode Fitokimia: Penuntun Cara Modern Menganalisis Tumbuhan. Bandung: Institut Teknologi Bandung.
[12] Chaiyatullah et al. 2013. Efek Infusa Daun Sirsak (Annona muricata L) terhadap Kadar Glukosa Darah Tikus Putih (Rattus novergicus)Jantan Galur Wistar yang Dibebani Glukosa.[Naskah Publikasi] Fakultas Kedokteran Universitas Tanjungpura Pontianak.
[13] ReesD, A and Alcolado, J. C. 2005. Animal models of diabetes Melitus, Diabetic Medicine.22 : 359-370.
[14] Szkudelski, T. 2001. The Mechanism Of Alloxan And Streptozotocin Action In β Cells Of The Rat Pancreas, Physiology Research, 50:536-54.
[15] Masagus, M.T. 2009. Kadar Insulin Plasma Mencit yang Dikondisikan Diabetes Melitus setelah Pemberian Ekstrak Air Daun Nimba. Di dalam: Prosiding Seminar Nasional Penelitian Universitas Negeri Yogyakarta, 16 Mei 2009.
[16] Purwatresna, E. 2012. Aktivitas Antidiabetes Ekstrak Air dan Etanol Daun Sirsak Secara In Vitro melalui Inhibisi Enzim Α-Glukosidase. Institut Pertanian Bogor. Bogor. 2012.
[17] Robinson T. 1995. Kandungan Organik Tumbuhan Tinggi. ITB Bandung.Hal. 71 153-156, 191 dan 281.
[18] Manurung, D.T. 2012. Pengaruh Pemberian Ekstrak Kulit Batang Kayu Raru (Vatica pauciflora Blume) sebagai Antidiabetes terhadap Tikus Wistar yang Diinduksi Aloksan. Universitas Negeri Medan. Medan.
[19] Agung E.N.2006. Hewan Percobaan Diabetes Melitus: Patologi dan Mekanisme Aksi Diabetogenik. Biodiversitas: 378-379.
[20] Dheer R. dan Bhatnagar P. 2010. A study of the Antidiabetic Activity of Barleriaprionitis Linn. Indian Journal of Pharmacology. 42 (2): 70-73.
[21] Suharti dan Suherman. 2007. Insulin dan Antidiabetik Oraldalam Farmakologi dan Terapi edisi ke-5. Jakarta: Bagian Farmakologi Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, pp:490-495.
Published
2019-12-02
How to Cite
Masaenah, E., Inawati, & Annisa, F. R. (2019). AKTIVITAS EKSTRAK ETANOL BUAH BELIMBING WULUH (Averrhoa bilimbi L) TERHADAP PENURUNAN KADAR GLUKOSA DARAH MENCIT JANTAN (Mus musculus). Jurnal Farmamedika (Pharmamedika Journal), 4(2), 37-47. https://doi.org/10.47219/ath.v4i2.79