Potensi Tanaman Indonesia sebagai Antidiabetes melalui Mekanisme Penghambatan Enzim α-glukosidase

  • Rinieta Sausan Margono
  • Triyani Sumiati
Keywords: Diabetes melitus,, enzim α-glukosidase,, potensi,, tanaman

Abstract

Diabetes melitus adalah salah satu penyakit akibat gangguan metabolisme yang ditandai oleh keadaan hiperglikemia dan abnormalitas dalam metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein. Salah satu cara untuk mengatasi hiperglikemia adalah dengan mengurangi jumlah glukosa yang dapat diserap tubuh dengan menekan proses pencernaan karbohidrat oleh inhibitor enzim α-glukosidase. Terapi antidiabetes dapat dilakukan dengan menggunakan obat sintetik maupun menggunakan tanaman. Popularitas dan perkembangan obat tradisional tersebut semakin meningkat seiring dengan adanya kecendrungan masyarakat kembali ke alam. Indonesia merupakan negara yang kaya akan bahan-bahan alam hayati dan jenisnya sangat bervariasi terutama tumbuhan sehingga banyak peneliti yang tertarik untuk meneliti tumbuhan di negeri ini. Dalam tulisan ini dibahas mengenai mekanisme terapi antidiabetes melalui mekanisme α-glukosidase dan mengeksplorasi potensi tanaman di Indonesia sebagai antidiabetes.

References

[1] IIDF. IDF Diabetes Atlas 2019 [Internet]. International Diabetes Federation. 2019. 1 p. (http://www.idf.org/aboutdiabetes/facts-figures, diakses tanggal 28 januari 2020)
[2] IDF (International Diabetes Federation). Eighth edition 2017 [Internet]. IDF Diabetes Atlas, 8th edition. 2017. 1–150 p. (http://www file:///Users/ximeneacarballo/, diakses tanggal 28 januari 2020)
[3] Rachmatiah T, Nurvita H, D RT. Potensi Antidiabetes Pada Tumbuhan Petai Cina ( Leucaena leucocephala ( Lam ). De Wit ). 2015;25(1):115–8. [4] Inayati, Immah ; Farida H. Sistem Pakar Deteksi Penyakit Diabetes Melitus (DM) Dini Berbasis Android. J Link. 2016;25(2):10–5. [5] Wahyu N and Nurul Wahyu S. Senam Diabetes Melitus..., , Fakultas Ilmu Kesehatan,UMP, 2019. 2019;8–23.
[6]Carediabetes M. Updates to the Standards of Medical Care in Diabetes. Diabetes Care. 2018;41(9):2045–7.
[7] Diabetes VII, In C. Standards of medical care in diabetes. Diabetes Care. 2011;34(SUPPL.1).
[8] Dan P, Diabetes P, Tipe M. Perkumpulan Endokrinologi Indonesia Perrkeni Konsensus. 2015.
[9] Iryani I, Iswendi I, dan Katrina IT, Uji Aktivitas Anti Diabetes Melitus Senyawa Metabolit Sekunder Fraksi Air Dari Beras Ketan Hitam ( Oryza sativa L. Var glutinosa) pada mencit putih, Berk Ilmu Bid MIPA. 2017;18(01):54–60.
[10] Fitri R, Aktivitas Inhibitor α-GlukosidaseIsolat Kapang Endofit Duwet (Syzygium cumini (L.) Skeels). J Chem Inf Model. 2013;53(9):1689–99. [11] Ri DK. IDN_D1_Diabetes guidlines.pdf. 2008. p. 1.
[12] Kishikawa Y, Shinohara H, Maeda K, Nakamura Y, Wiegand S, Kita R. Temperature dependence of thermal diffusion for aqueous solutions of monosaccharides, oligosaccharides, and polysaccharides. Phys Chem Chem Phys. 2012;14(29):10147–53.
[13] Li F, Feng Y, Yang L, Li L, Tang C, Tang B. A selective novel non-enzyme glucose amperometric biosensor based on lectin-sugar binding on thionine modified electrode. Biosens Bioelectron [Internet]. 2011;26(5):2489–94. ( http://dx.doi.org/10.1016/j.bios.2010.10.040, diakses tanggal 28 januari 2020)
[14] Astriningtyas S. Search for α-glucosidase inhibitors from Indonesian indigenous plants. Hokkaido Univ. 2015.
[15] Early Febrinda A, Astawan M, et al. Kapasitas Antioksidan Dan Inhibitor Alfa Glukosidase Ekstrak Umbi Bawang Dayak. J Teknol dan Ind Pangan. 2013;24(2):161–7.
[16] Pujiyanto S. Kajian Inhibitor α-Glukosidase Aktinomisete Endofit Asal Brotowali (Tinospora crispa). Inst Pertan Bogor. 2012;66:37–9.
[17] Fatin N, Pujiyanto S, Biologi D, Sains F, Diponegoro U. Uji Aktivitas Inhibisi α-Glukosidase Isolat Bakteri Endofit Tanaman Duwet (Syzygium cumini L. Skeels) Sebagai Sumber Alternatif Antidiabetes. Bioma Berk Ilm Biol. 2018;20(2):165–9.
[18] Mardiah E. Mekanisme Inhibisi Enzim Polifenol Oksidase Pada Sari Buah Markisa Dengan Sistein dan asam Askorbat. 2011;4(2):32–7.
[19] Anggriawan MB, Roswiem AP, Nurcholis DW. Potensi Ekstrak Air Dan Etanol Kulit Batang Kayu Manis Padang (Cinnamomum Burmanii). J Kedokt Yars. 2017;23(2):91–102.
[20] Elis Susilawati1, I Ketut Adnyana2 NF, 1SekolahYuniarto, A., & Selifiana, N. (2018). Aktivitas Inhibisi Enzim Alfa-glukosidase dari Ekstrak Rimpang Bangle (Zingiber cassumunar Roxb.) secara In vitro.
Media Pharmaceutica Indonesiana (MPI), 2(1) 22. https://doi.org/10.24123/mpi.v2i1.1299. (konstanta tes toleransi insulin). Nilai K. 2016;13(02):182–91.
[21] Yuniarto A, Selifiana N. Aktivitas Inhibisi Enzim Alfa-glukosidase dari Ekstrak Rimpang Bangle (Zingiber cassumunar Roxb.) secara In vitro. Media Pharm Indones. 2018;2(1):22.
[22] Riyanti S, Ratnawati J, Aprilianti S. Potensi buah okra (Abelmoschus esculentus (L.) Moench) sebagai inhibitor alfa-glukosidase. Kartika J Ilm Farm. 2019;6(1):6.
[23] Chusniasih D. Eksplorasi Potensi Ekstrak Aseton Kulit Buah Kakao ( Theobroma cacao L .) Sebagai Inhibitor α -Glukosidase . Jurnal Farmasi Malahayati. 2019;2(1):58–66.
[24] Balqis SH. Potensi Ekstrak Etanol Daun Murbei Putih ( Morus alba L .) sebagai Inhibitor Enzim α-Glukosidase. ResearchGate. 2018;(May).
[25] Rachmi FI. Potensi Ekstrak Daun Jati Belanda (Guazuma ulmifolia Lam.). Sebagai Antidiabetes dan Antioksidan: Metode Penghambatan Enzim α -Glukosidase dan DPPH In Vitro, Skripsi Fakultas Farmasi Univ Jember. 2016,
[26] Ariani, Nurul ; Ratna Irma ; Kurniadewi F. Jurnal Riset Sains dan Kimia Terapan. J Ris Sains dan Kim Terap [Internet]. 2019;8(1):14–20. Available from: http://journal.unj.ac.id/unj/index.php/jrskt.
[27] Siama, Yustina ; Alam, Gemini ; Wahyudin E. Uji Aktivitas Hipoglikemik Ekstrak Kulit Buah Maja ( Aegle marmelos ( L .) Correa Sebagai inhibitor Alfa Glukosidase, Fakultas Farmasi Univ.HasanudinMakasar.(http://pasca.unhas.ac.id/ diakses pada tanggal 28 Januari 2020)
[28] Riyanti S, Ratnawati J, Shaleh MI, Suganda AG. Potensi Kulit Batang Bungur (Lagerstroemia loudonii Binn.) Sebagai Herbal Antidiabetes dengan Mekanisme Penghambat Alfa-glukosidase. Talent Conf Ser Trop Med. 2018;1(3):117–20.
[29] Loranza B. Uji Penghambatan Aktivitas Enzim Alfa-glukosidase dan Identifikasi Golongan Senyawa Kimia dari Fraksi Teraktif Daun Buni (Antidesma bunius L.). Skripsi Fak Mat dan Ilmu Pengetahuan Progr Stud Sarj Farm Depok. 2012.
[30] Zuhro F, Puspitasari E, Muslichah S, Hidayat MA. Aktivitas Inhibitor α-Glukosidase Ekstrak Etanol Daun Kenitu (Chrysophyllum cainito L.) (α-Glucosidase Inhibitor Activity of Ethanol Extract Kenitu Leaves (Chrysophyllum cainito L.)). 2016;4(1):1–7. (https://jurnal.unej.ac.id/index.php/JPK/article/view/2434 diakses tanggal 29 januari2020)
[31] Nurcholis W, Ambarsari L, Permasku GIA, Latifah K. Analisis Kandungan Kurkuminoid dan Penghambatan α-Glukosidase dari Ekstrak Beberapa Aksesi Temulawak ( Curcuma xanthorrhiza RoxB.). ResearchGate.2015;13(2):229–34.
[32] Rachmania RA, Efendi K, Atmojo TT. Potensi Biji Buah Nangka ( Artocarpus heterophyllus L .) Dalam Menghambat Reseptoe Alfa Glukosidase Pada Tikus Diabetes melitus Gestasional Yang terinduksi Streptozotosin Secara In Vivo dan In Silico. Prosiding Kolokium. 2018;1(1)18–30.
Published
2019-12-02
How to Cite
Margono, R. S., & Sumiati, T. (2019). Potensi Tanaman Indonesia sebagai Antidiabetes melalui Mekanisme Penghambatan Enzim α-glukosidase. Jurnal Farmamedika (Pharmamedika Journal), 4(2), 86-92. https://doi.org/10.47219/ath.v4i2.84