EFEKTIVITAS ANTIFUNGI EKSTRAK ETANOL DAUN BARU CINA (Artemesia vulgaris L ) TERHADAP PERTUMBUHAN Candida albicans

Authors

  • Afifah Nur Shobah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Salsabila Serang
  • Dharojatul Khasfah Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Salsabila Serang
  • Sofi Nurmay Stiani Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Salsabila Serang
  • Fajrin Noviyanto Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Salsabila Serang

DOI:

https://doi.org/10.47219/ath.v8i1.174

Keywords:

Artemisia vulgaris L, Candida albicans, Antifungi

Abstract

Pengobatan kandidiasis umumnya dilakukan dengan memberikan obat antifungi yang berasal dari golongan azole. Candida albicans merupakan khamir atau jamur tidak berfilamen yang bersifat patogen. Salah satu cara alternatif untuk menghambat antijamur yaitu melalui penggunaan obat tradisional. Tanaman daun baru cina bagian dari tanaman obat keluarga (toga), dan secara empiris oleh masyarakat untuk pengobatan keputihan. Penelitian ini bertujuan untuk mengatahui efektivitas konsentrasi dan metabolit sekunder dari ekstrak etanol daun baru cina (Artemisia vulgaris L). Metode penelitian ini dilakukan dengan cara pembuatan simplisia, pembuatan ekstrak digunakan ekstraksi dengan metode maserasi dengan pelarut etanol 96% selama 3 x 24 jam, dan dilanjutkan dengan proses skrining fitokimia. Hasil skrining fitokimia ini menunjukkan bahwa adanya senyawa metabolit sekunder yaitu alkaloid, flavonoid, tanin, saponin, dan steroid. Kemudian dilanjutkan dengan proses pengujian efektivitas antifungi menggunakan metode apus Kirby-Bauer dengan menggunakan kertas cakram dan ekstrak daun baru cina dengan konsentrasi 20%, 40%, 60%, kontrol negatif, dan kontrol positif. Hasil penelitian ini didapatkan zona hambat pada konsentrasi 20% dengan diameter zona hambat 11,95 mm, pada konsentrasi 40% dengan diameter zona hambaat 12,91 mm, pada konsentrasi 60% dengan diameter zona hambat 16,23 mm, sedangkan kontrol positif memiliki diameter zona hambat sebesar 21,18 mm dan kontrol tanpa perlakuan tidak memiliki zona hambat. Ekstrak etanol daun baru cina (Artemisia vulgaris L) efektif sebagai antifungi untuk menghambat pertumbuhan Candida albicans. Konsentrasi optimum yang dapat menghambat pertumbuhan Candida albicans yaitu konsentrasi 60%, semakin tingginya konsentrasi maka semakin besar diameter zona hambat antifungi.

References

Sardi JC, Scorzoni L, Bernardi T, Fusco- Almeida AM, Mendes GM. 2013 – Candida species: current epidemiology, pathogenicity, biofilm formation, natural antifungal products and new therapeutic options. Journal of Medical Microbiology, 6(2):10–24.

Brescansin EG, M Portilho, FBT Pessine. 2013. Physical and chemical analysis of commercial nystatin. Acta Scientiarum, 35(2) :215–221

Katzung BG, Susan BM, Anthony JT. 2012 – Basic and Clinical Pharmacology 12th edition. New York: McGraw-Hill.

Harmoko, DA, 2012, „Potensi Anti fungi Ekstrak Kayu Manis (Cinamommum burmanii) Terhadap Pertumbuhan Candida albican Secara in vitro

Drs. H. Abdul Latief, Amd.Ft., S.Kep, M.Kes (2014). Obat Tradisional

Syamsul Hidayat, Rodame M, 2015. Kitab Tumbuhan Obat. Jakarta Timur: Buku Biru Hal. 47

Julianto, Shabur, tatang 2019. Fitokimia tinjauan metabolit sekunder dan skrining fitokimia. Yogyakarta: 85-97.

Endarini, Hanni lully 2016. Farmakognosi dan fitokimia buku biru. Hal. 131.

Simaremare, E. S. (2014). Skrining Fitokimia Ekstrak Etanol Daun Gatal (Laportea decumana (Roxb.) Wedd). Pharmacy, 11(01):98-107.

Jones, W. P., & Kinghorn, A. D. (2012). Extraction of plant secondary metabolites. Methods in Molecular Biology, 8 6 4 (1 3), 3 5 7

Djide & Sartini, 2015. Dasar-dasar Mikrobiologi Ilmu Farmasi. Lembaga Penerbit UNHAS : Makassar.

Lolok Nikeherpianti, Awaliyah Nurhatidjah, Astuti Windi (2020). Formulasi Dan Uji Aktivitas Sediaan Sabun Cair Pembersih Kewanitaan Ekstrak Daun Waru 6(1):59-80

Alioes, Kartika, zain, & Azzura, 2018. Uji Potensi Antijamur Candida albicans Ekstrak Daun Gelinggang (Cassia Alata L) Dibandingkan Dengan Sediaan Daun Sirih Yang Di Pasaran Secara Invitro

Departemen Kesehatan Republik Indonesia 2017. Halaman 14 dan 17.

Fatmawati, L.R. 2019. Uji Efektivitas Antibakteri Ekstrak Kulit Nanas (Ananas comosus [L] Merr.) Dan Kulit Pisang (Musa paradisiaca L.) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Escherichia coli. Escherichia coli. Skripsi. UIN Sunan Ampel, Surabaya

Handayani, P., Fakhrurrazi dan A. Haris. 2019. Daya Hambat Ekstrak Daun Sirsak (Annona muricata L.) Terhadap Pertumbuhan Jamur Candida albican. JIMVET. 3(2):42-47.

Fitri, L. 2010. Kemampuan Daya Hambat Beberapa Macam Sabun Antiseptik Terhadap Pertumbuhan Staphylococcus aureus Dan Jurnal Biologi Edukasi. 2(2):33-39.

Hastuti, U.S., Yunita, P.I.U., dan Henny,N.K. 2013. Daya Antifungal Ekstrak Etanol Daun (Piper aduncum) dan (Peperomiapellucida) terhadap Pertumbuhan Candida albican Secara In Vitro. Proceeding Biology Education Conference: Biology, Science, Enviromental, and Learning. 11(1):87- 92.

Dian Riana Ningsih, dkk., 2016 “Identifikasi Senyawa Metabolit SEkunder Uji Aktivitas Ekstrak Daun Sirsak Sebagai Antibakteri”, Jurnal Molekul 11(1):105

Dandirwalu, E., dan Theopilus, W.W. 2015. Uji Daya Hambat Ekstrak Etanol Suruhan (Peperomia pellucida L.H.B Kunth) Terhadap Pertumbuhan Bakteri Staphylococcus aureus Secara In Vitro. Jurnal Biologi Pendidikan dan Terapan. 2(1):08-14.

Kurniawan, Betta dan Wayan Ferly Aryana. 2015. Binahong (Cassia alata L) as Inhibitor of Escherichia coli Growth. J Majority; 4(4):2-3

Jalianto, Khotimah, S., & Raharjo, W. (2017). Uji aktivitas anti jamur ekstrak etanol biji buah Langsat (Lansium domesticum Corr.) terhadap jamur Candida albican secara invitro. Jurnal Pendidikan Dokter Kalbar, 5(1), 116.

Madduluri S., Rao K.B., Sitaram B. 2013. In vitro evaluation of antibacterial activity of five indigenous plants extract against five bacterial pathogens of human. International Journal of Pharmacy and Pharmaceutical Science; 5(4):679-84

Balafif, F. F., Satari, M. H., & Dhianawaty, D. (2017). Aktivitas Anti jamur Fraksi Air Sarang Semut (Myrmecodia pendens) pada Candida albican ATCC 10231. Majalah Kedokteran Bandung, 49(1), 28-34.

Vifta, R.L., S.K Khotimah., dan F.P. Luhurningtyas. 2018. Uji Aktivitas Anti fungi Ekstrak Etanol Biji Timun Suri (Cucumis melo L.) Terhadap Pertumbuhan Candida albican Secara In Vitro. Indonesian Journal Of Pharmacy And Natural Product. 1(1):10-17.

Septiadi, T., Pringgenies, D., & Radjasa,O. K. (2013). Uji Fitokimia dan Aktivitas Anti jamur Ekstrak Teripang Keling (Holoturia atra) dari Pantai Bandengan Jepara Terhadap Jamur Candida albican. Journal of Marine Research, 2(2), 76-84.

Xin Lyu, et al., 2016. Efficacy of nystatin for the treatment of oral candidiasis: a systematic review and meta-analysis. Original Article: Drug Design, Development and Therapy.

Ghosh Tanaya, Mitra prasenjit, Mitra Kumar Prasanta. 2013. Efect of Leaves

of Artemisia vulgaris L. On Growth of Rats. 1(2): 30-34.

Linta Meliala. (2018) Aktivitas Antimutagenik Ekstrak Etanol Herba Binara (Artemisia vulgaris L) Pada Mencit Yang Diinduksi Siklofosfamid. Skripsi Fakultas Farmasi Universitas Sumatra Utara.

Trisusanty Lihu. (2016) Uji Aktivitas Antibakteri Ekstrak Etanol Daun Baru Cina (Artemisia vulgaris L) Terhadap Bakteri Staphylococcus aureus, Escherichia coli. Skripsi Fakultas Farmasi Universitas Gorontalo.

Downloads

Published

2023-06-06

How to Cite

Shobah, A. N., Khasfah, D. ., Stiani, S. N. ., & Noviyanto, F. . (2023). EFEKTIVITAS ANTIFUNGI EKSTRAK ETANOL DAUN BARU CINA (Artemesia vulgaris L ) TERHADAP PERTUMBUHAN Candida albicans. Jurnal Farmamedika (Pharmamedica Journal), 8(1), 36–45. https://doi.org/10.47219/ath.v8i1.174