FORMULASI SEDIAAN SUSPENSI EKSTRAK KERING UMBI TALAS JEPANG ( Colocasia esculenta (L.) Schott ) MENGGUNAKAN PENSTABIL NA – CMC UNTUK MENANGANI STUNTING
DOI:
https://doi.org/10.47219/ath.v8i1.191Keywords:
Zat besi, umbi talas jepang (Colocasia esculenta (L.) Schott, suspensiAbstract
Umbi talas jepang (Colocasia esculenta (L.) Schott) dibudidayakan di Indonesia mengandung zat besi dan zink yang digunakan untuk menangani stunting. Ekstak kering umbi talas dikembangkan menjadi sediaan cair suspensi, mudah digunakan serta lebih disukai oleh anak-anak. Formulasi sediaan suspensi dibuat dengan variasi suspending agent Na-CMC dengan konsentrasi 0,2% dan 0,4% serta variasi wetting agent Propilenglikol dengan konsentrasi 10% dan 15%. Dilakukan uji evaluasi yaitu: uji organoleptik, viskositas, pH, redispersi, dan volume sedimentasi. Didapat formula terbaik yaitu formula 1 dengan betuk cair, warna merah muda, rasa manis strawberry dan aroma strawberry, pH 6, viskositas 230 cPs, redispersi 7x kocokan, dan volume sedimentasi pada menit ke-15 yaitu 0,18 dan hasil uji stabilitas selama 14 hari pada suhu kamar (25 oC) dan suhu 40 oC menunjukkan terdapat perbedaan yang siginifikan dari suhu dan lamanya penyimpanan terhadap viskositas larutan dan sedimentasi larutan.
References
(2) Droge W. 2002. Free Radicals in the Physiological Control of Cell Function. Physiol rev. 82(1): 47-95.
(3) Kundarwati RA, Dewi AP, Wati DA. Hubungan Asupan Protein, Vitamin A, Zink, dan Fe dengan Kejadian Stunting Usia 1-3 Tahun. Jurnal Gizi. 2022 Mar 1;11(1):9-15.
(4) Sirajuddin S, Rauf S, Nursalim N. Asupan Zat Besi Berkorelasi Dengan Kejadian Stunting Balita Di Kecamatan Maros Baru. Gizi Indonesia. 2020 Sep 25;43(2):109-18.
(5) 5. Wijaya HM, Lina RN. Formulasi Dan Evaluasi Fisik Sediaan Suspensi Kombinasi Ekstrak Biji Pepaya (Carica Papaya L.) Dan Umbi Rumput Teki (Cyperus Rotundus L.) Dengan Variasi Konsentrasi Suspending Agent Pga (Pulvis Gummi Arabici) Dan Cmc-Na (Carboxymethylcellulosum Natrium). Cendekia Journal of Pharmacy. 2021 Nov 30;5(2):166-75.
(6) Kusumowati IT. Formulasi Suspensi Siprofloksasin Dengan Suspending Agent Pulvis Gummi Arabici Dan Daya Antibakterinya. Pharmacon: Jurnal Farmasi Indonesia. 2011;12(1):26-32.
(7) Zulharmitta Z, Kasypiah U, Rivai H. Pembuatan Dan Karakterisasi Ekstrak Kering Daun Jambu Biji (Psidium guajava L.). Jurnal Farmasi Higea. 2017 Jan 26;4(2):147-57.
(8) Farnsworth NR. Biological and Phytochemical Screening of Plants. Journal of Pharmaceutical Sciences. 1966;55(3):225-69.
(9) Lachman, L., Lieberman HA & Kanig JL. (1994). Teori dan Praktek Farmasi Industri (Ed.3, jilid 2, hal. 985-1026). (Siti Suyatmi, Penerjemah). Jakarta: UI Press.
(10) Shavira S, Margaretta AD, Sandra AD, Sitorus RU, Fatmaria F. Formulasi dan Uji Stabilitas Sediaan Suspensi Ekstrak Rimpang Zingiber zerumbet. Herb-Medicine Journal: Terbitan Berkala Ilmiah Herbal, Kedokteran dan Kesehatan. 2021 Dec 4;4(4):7-13.
(11) Wijaya HM, Lina RN. Formulasi Dan Evaluasi Fisik Sediaan Suspensi Kombinasi Ekstrak Biji Pepaya (Carica Papaya L.) Dan Umbi Rumput Teki (Cyperus Rotundus L.) Dengan Variasi Konsentrasi Suspending Agent Pga (Pulvis Gummi Arabici) Dan Cmc-Na (Carboxymethylcellulosum Natrium). Cendekia Journal of Pharmacy. 2021 Nov 30;5(2):166-75.









