FORMULASI DAN EVALUASI TABLET EFFERVESCENT UMBI BIT (Beta vulgaris L) DENGAN KOMBINASI APEL HIJAU (Malus sylvestris Mill)
DOI:
https://doi.org/10.47219/ath.v10i2.590Keywords:
apel hijau, organoleptik, standarisasi, tablet effervescent, umbi bitAbstract
Tablet effervescent merupakan salah satu bentuk sediaan yang praktis digunakan dan dapat meningkatkan kepatuhan konsumsi. Penelitian ini bertujuan untuk membuat dan menstandarisasi tablet effervescent kombinasi umbi bit (Beta vulgaris L.) dan apel hijau (Malus sylvestris Mill.) sebagai suplemen alami. Tiga formula dikembangkan dengan variasi konsentrasi dan dievaluasi melalui uji sifat fisik granul (laju alir, sudut diam, kompresibilitas, dan susut pengeringan) serta uji mutu tablet (keseragaman bobot, ukuran, kekerasan, kerapuhan, waktu larut, dan pH). Selain itu, dilakukan uji organoleptik dan hedonik untuk menilai penerimaan konsumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh formula memenuhi sebagian besar parameter mutu fisik sesuai Farmakope Indonesia, meskipun nilai sudut diam masih perlu dioptimalkan. Formula III menampilkan karakteristik terbaik, dengan laju alir 22,29 g/detik (kategori baik), sudut diam 82,4° (kategori buruk), kompresibilitas 3,18% (baik), serta susut pengeringan terendah sebesar 4,95%. Evaluasi tablet Formula III menunjukkan keseragaman ukuran dengan ketebalan 0,626 cm dan diameter 1,113 cm, serta bobot rata-rata 2,998 g tanpa penyimpangan. Nilai kerapuhan sangat rendah (0,03%), kekerasan 7,1 kg sesuai standar ideal (4–10 kg), waktu larut 4 menit 33 detik memenuhi syarat ?5 menit, dan pH 5 berada dalam rentang aman (4,0–6,8). Dari segi organoleptik, Formula III memiliki warna ungu kemerahan lebih terang, aroma khas umbi bit, serta rasa segar hasil kombinasi umbi bit dan apel hijau yang seimbang. Berdasarkan penelitian ini, Formula III merupakan formula paling optimal karena memenuhi standar mutu fisik tablet effervescent dan diterima secara sensori, sehingga dapat direkomendasikan sebagai formulasi terbaik.
References
Adiwisastra, N. G., Azizah, M., & Khasanah. (2024). Peìningkatan Peìngeìtahuan Masyarakat Teìrhadap Peìnggunaan, Peìnyimpanan Dan Reìsisteìnsi Antibiotika Pada Anak Di Wilayah Kabupateìn Beìkasi. 03(02),38-42.
Aprillia, D., Pratiwi, A. R., & Nurul, H. (2021). Peìmanfaatan steìvia seìbagai peìmanis alami pada seìdiaan farmasi. Jurnal Sains Farmasi, 8(2), 112–118.
Apsari, P. A., Sari, D. N., Kusuma, A. P., & Indrati, O. (2020). Formulasi Tableìt Eìffeìrveìsceìnt Eìkstrak Biji Meìlinjo (Gneìtum gneìmon L.) Meìnggunakan PEìG 6000 Seìbagai Lubrikan dan Asam Sitrat-Asam Tartrat Seìbagai Sumbeìr Asam. Jurnal Ilmu-Ilmu MIPA, 18(1), 30–41.
Budianto, A. B., Irwandi, I., Muslihin, A. M., & Astuti, R. A. (2022). Uji toksisitas subkronik kombinasi eìkstrak eìtanol kunyit dan jaheì teìrhadap fungsi heìpar tikus putih. Jurnal Eìtnofarmasi, 1(02), 1–6.
Kementrian Keìseìhatan Republik Indoneìsia. (1995). Farmakopeì Indoneìsia. Eìd keì 4. Deìparteìmeìn Keìseìhatan RI: Jakarta.
Kementrian Keìseìhatan Republik Indoneìsia. (2014). Farmakopeì Indoneìsia. Eìd keì 5. Deìparteìmeìn Keìseìhatan RI: Jakarta..
Kementrian Keìseìhatan Republik meIndoneìsia. (2022). Farmakopeì Indoneìsia. Eìd keì 6. Deìparteìmeìn Keìseìhatan RI: Jakarta.
Deìwita, D., Prihatin, N. S., & Jasmiati, J. (2023). Peìningkatan Kadar Heìmoglobin Deìngan Eìkstrak Bit Meìrah (Beìta vulgaris
L) Pada Tikus Rattus Norveìgicus Bunting Aneìmia. Jurnal Ilmiah Keìbidanan Imeìlda, 9(1), 33–38.
Jamu, S. B. B. S. K., & Nafas, S. (2021). Standardisasi simplisia dan eìkstrak buah keìmukus (Pipeìr cubeìba Lf.). J Pharm Sci, 3, 239.
Kas, S. R., & Mustakim, M. (2022). Analisis faktor yang beìrhubungan deìngan upaya peìnceìgahan aneìmia saat meìnstruasi pada reìmaja putri di SMA Neìgeìri Kabupateìn Soppeìng. Jurnal Keìseìhatan dan Keìdokteìran, 1(3), 52–58.
Moeìrfiah, Y. S. (2019). Eìfeìktivitas stimulansia kombinasi sari umbi bit dan buah apeìl teìrhadap keìtahanan fisik dan kadar hb tikus putih . Jurnal Ilmiah Ilmu Dasar dan Lingkungan Hidup , 19(1), 20-26.
Mutiarahma, R., Sari, I., & Andini, P. (2019). Formulasi tableìt eìffeìrveìsceìnt beìrbahan alami seìbagai supleìmeìn keìseìhatan. Jurnal Ilmu Keìfarmasian, 7(2), 98–105
Rika Widianita, D. (2023). Peìmbeìrdayaan Masyarakat Meìlalui Optimalisasi Peìmanfaatan Buah Bit Pada Keìlompok Tani Deìsa Reìgaji Kabupateìn Karo. At-Tawassuth: Jurnal Eìkonomi Islam, VIII(I), 1–19.
Rusydi, S. H., & Angeìla, S. R. (2023). Formulasi geìl sunscreìeìn eìkstrak daun jambu air (Syzygium aqueìum (Burm. f) Alston). Majalah Farmaseìtika, 9(1), 24–35.
Rusyita, H. N., eìt al. (2019). Kombinasi vitamin C dan flavonoid pada apeìl untuk meìningkatkan peìnyeìrapan zat beìsi. Jurnal Gizi Indoneìsia, 6(1), 17–23.
Saputra, A. W., Aisyiyah, N. M., & Kustiawan, P. M. (2024). Formulasi dan Uji Stabilitas Tableìt Eìffeìrveìceìnt Propolis Homotrigona Fimbriata. Indoneìsian Journal of Pharmaceìutical Eìducation, 416-422.
Sari, S. I. P., Susilawati, Eì., Deìvi, S., & Pamudi, B. F. (2024). Combination of beìeìtroot juiceì, honeìy and greìeìn appleì on heìmoglobin leìveìls in aneìmia preìgnant womeìn at Payung Seìkaki Heìalth Ceìnteìr, Peìkanbaru. Pharmaceìutical and Biomeìdical Scieìnceìs Journal (PBSJ), 5(2), 104–109.
Syahrina, D., & Noval, F. (2021). Tableìt eìffeìrveìsceìnt: Keìunggulan, tantangan, dan peìluang dalam formulasi seìdiaan heìrbal. Jurnal Farmasi dan Sains, 10(2), 101–110.
Tia, F., & Ainurrasjid, M. (2020). Peìngeìmbangan seìdiaan kombinasi bahan alam seìbagai peìnceìgah aneìmia. Jurnal Fitofarmaka, 8(1), 55–63
Tungadi, R. (2018). Teìknologi Seìdiaan Solida. Ponorogo, Jawa Timur: Wadeì Group National Publishing.
Utami, N. A., & Farida, Eì. (2022). Kandungan zat beìsi, vitamin C dan aktivitas antioksidan kombinasi jus buah bit dan jambu biji meìrah seìbagai minuman poteìnsial peìndeìrita aneìmia. Indoneìsian Journal of Public Heìalth and Nutrition, 2(3), 372–260.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Triya Aryani Putri, Ilyas Ramadani Sidiq, Sindi Suryamin, Nuzul Gyanata Adiwisastra, La Ode Muhammad Anwar, Widya Lestari Pratama

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









