OPTIMASI CARBOPOL DAN CMC-NA PADA GEL TABIR SURYA EKSTRAK KULIT JERUK NIPIS MENGGUNAKAN SIMPLEX LATTICE DESIGN

Authors

  • Dwi Saryanti Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional
  • Arfi Delasafira Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional
  • Muhammad Sa'ad Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Nasional

DOI:

https://doi.org/10.47219/ath.v11i1.595

Keywords:

optimasi, gel, SPF, SLD, jeruk nipis

Abstract

Paparan sinar matahari yang berkepanjangan berdampak buruk pada kulit, meningkatkan risiko eritema, sengatan matahari, dan berpotensi kanker kulit akibat radiasi UV-B yang berbahaya. Flavonoid, fenol, dan tanin dalam kulit jeruk nipis dapat berfungsi sebagai agen tabir surya alami, karena kemampuannya untuk mengurangi intensitas paparan UV. Studi ini bertujuan untuk mengidentifikasi agen pembentuk gel yang ideal dengan mengevaluasi kombinasi karbopol dan CMC-Na dalam formulasi gel ekstrak etanol kulit jeruk nipis (EKJN) untuk digunakan sebagai tabir surya. Pembuatan EKJN dilakukan melalui proses maserasi dengan etanol 70% sebagai pelarut. Optimasi karbopol dan CMC-Na dilakukan dengan menggunakan pendekatan Simplex Lattice Design, dengan pH, viskositas, daya rekat, dan daya sebar sebagai faktor respons dalam formulasi. Formula terbaik dievaluasi efektivitas tabir suryanya dengan spektrofotometer UV-Vis, dan daya tahan gel optimal diperiksa melalui siklus beku-cair (freeze thaw). Hasil optimasi menunjukkan kombinasi optimal carbopol:CMC-Na adalah 0,5g: 4,5g. Gel yang dihasilkan berwarna kuning kecokelatan, berbau khas jeruk nipis, homogen dengan pH 6,36 ± 0,15, daya sebarr 7,30 ± 0,05 cm, daya lekat 7,27 ± 0,15 detik dan nilai viskositas 250,33 ± 1,52 dPa.s. Nilai SPF 29,75 ± 0,40 dikategorikan sebagai perlindungan sedang. Uji stabilitas freeze-thaw cyling selama 6 siklus menunjukkan sediaan gel tetap stabil selama penyimpanan. Gel EKJN dengan formulasi yang optimum berpotensi sebagai tabirr surya yang efektif dan stabil.

References

Fitraneti, E. et al., (2024). Pengaruh Paparan Sinar Ultraviolet terhadap Kesehatan Kulit dan Upaya Pencegahanya. Scientific Journal, May, 3(3), pp. 185-194.

WHO, (2017). Radiasi; Radiasi ultraviolet (UV) dan Kanker kulit. [Online]Available at: https://www-whoint.translate.goog/newsroom/questions-and-answers/item/radiation ultraviolet-(uv)-radiation-andcancer [Accessed 7 Juni 2024].

Rauf, A., Ningsi, S. & Yasin, R. A., (2017). Penentuan Aktivitas Potensi tabir Surya Ekstrak Kulit Buah Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) Secara In Vitro. Jurnal Farmasi, 5(3), pp. 193-198.

Wulandari, L., Suhartinah & Nopiyanti, V., (2021). Formulasi dan Uji Aktivitas Perlindungan Tabir Surya Emulgel Ekstrak Etanol Kulit Bawang Merah (Allium cepa L.) Secara In Vitro dan In Vivo. Cerata Jurnal Ilmu Farmasi, Juli.12(1)

Suryadi, A. A., Pakaya, M. S., Djuwarno, E. N. & Akuba, J.,(2021). Penentuan Nilai Sun Protection Factor (SPF) Pada Ekstrak Kulit Buah Jeruk Nipis (Citrus aurantiifolia) Dengan Metode Spektrofotometer Uv-Vis. Jambura Journal, Juli, 3(2), pp. 169-180.

Suhery, W. N., Dewi, N., Umar, R.U., Furi, M., Octaviani, M.,(2021). Formulasi Dan Penentuan Nilai Sun Protection Factor (SPF) Sediaan Krim Tabir Surya Ekstrak Etanol Beras Merah. Jurnal Penelitian Farmasi Indonesia, 10(1).

Maihendra, A., (2021). Efektivitas Waktu Pemanenan Yang Berbeda Terhadap Analisis Mutu Jeruk Nipis (Citrus aurantiifolia).Pekanbaru,Riau: UIN Suska Riau, pp. 1-33.

Pratikko, A. P., V.Y.Yamlean, P. & Siampa, J. P., (2024). Formulasi dan Evaluasi Krim Ekstrak Kulit Jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) Sebagai Tabir Surya. Pharmacon, Februari, 13(1), pp. 483-495.

Lumantow, V. S., Edy, H. J. & Siampa, J. P., (2023). Formulation And Determination Of Sun Protection Factor SPF Value Of Sunscreen Cream With Suanggi Lemon Peel Extract (Citrus limon (L.) Burm.f.) In Vitro. Pharmacon, 12(3).

Tyas, D. A. K. & Saryanti, D.,(2023). Optimasi CMC Na dan Carbopol dalam sediaan Gel Ekstrak Etanol Daun Ketapang (Terminalia cattapa L.) dengan Metode Simplex Lattice Design. Jurnal Sains da Kesehatan, Desember.5(6).

Padmasari, P., Astuti, K. & Warditianti, N., (2021). Skrinning Fitokimia Ekstrak etanol 70% Rimpang Bangle (Zingiber purpureum Roxb.). Jurnal Farmasi Udayana, pp. 1-7.

Departemen Kesehatan RI, (2017). Farmakope Herbal Indonesia Edisi II, Jakarta. Departemen Kesehatan RI.

Putri, F. A., Widia, Syarmila & Mahardika, R. G., (2018). Antioksidan Daun Cempedak dan Potensinya Sebagai Face Mask. Seminar Nasional Penelitian dan Pengabdian pada Masyarakat.

Sari, A. K. & Saryanti, D.,(2021). Optimasi Penggunaan Carbopol dan Na CMC Pada Formula Gel Ekstrak Etanol Daun Kayu Putih Dengan Metode Simplex Lattice Design. Jurnal Ilmiah Manuntung, 7(2), pp. 175-181.

Rawar, E. A., 2024. Pengaruh Komposisi Basis CMC-Na dan Carbopol Terhadap Karakteristik Sediaan Fisik Gelo Minyak Atsiri Bunga Cengkeh. Jurnal Mahasiswa Ilmu Farmasi dan Kesehatan, 2(1).

Arifin, A., Pakki, E. & Fitrah, (2023).Formulasi Dan Uji Stabilitas Sediaan Losio Rumput Laut. Pharmamedica Journal, 8(2), pp. 174-184.

Rahmatullah, Slamet, Ningrum, W. A. & Dewi, N. K., (2020). Formulasi Dan Evaluasi Sediaan Gel Sanitizer Sebagai Antiseptik Tangan Dengan Variasi Basis Carbopol 940 Dan TEA. Pharmaceutical scientific Journal, 3(3), pp. 189-194.

Downloads

Published

2026-06-05

How to Cite

Saryanti, D., Delasafira, A. ., & Sa’ad, M. (2026). OPTIMASI CARBOPOL DAN CMC-NA PADA GEL TABIR SURYA EKSTRAK KULIT JERUK NIPIS MENGGUNAKAN SIMPLEX LATTICE DESIGN . Jurnal Farmamedika (Pharmamedica Journal), 11(1), 40–50. https://doi.org/10.47219/ath.v11i1.595