PENGARUH WAKTU ULTRASONIC ASSISTED EXTRACTION DAUN KELOR (Moringa oleifera L.) TERHADAP AKTIVITAS ANTIPIRETIK
DOI:
https://doi.org/10.47219/ath.v11i1.638Keywords:
Antipiretik, Daun Kelor, Mencit, Paracetamol, UAEAbstract
Salah satu tanaman yang dapat digunakan sebagai alternatif pengobatan sebagai antipiretik yaitu daun kelor. Daun kelor mengandung golongan alkaloid, saponin, fenol, flavonoid, dan steroid yang berkhasiat sebagai antipiretik. Penelitian ini bertujuan mengetahui golongan senyawa yang terdapat pada ekstrak daun kelor serta menentukan dosis ekstrak terbaik yang mempunyai efek antipiretik terhadap mencit putih jantan yang diinduksi dengan pepton 5%. Mencit yang digunakan pada uji ini sebanyak 32 ekor yang dibagi menjadi 8 kelompok perlakuan uji. Penurunan suhu pada mencit digunakan termometer digital untuk mengukur suhu rektal. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa ekstrak mengandung golongan alkaloid, flavonoid, fenolik, saponin, dan triterpenoid. Hasil ekstrak etanol daun kelor yang diekstraksi selama 20 menit dengan dosis (100 mg/KgBB, 200 mg/KgBB, dan 400 mg/KgBB) memiliki penurunan suhu tubuh berturu-turut sebesar 0,3°C; 1,7°C; 0,6°C setelah 150 menit. Ekstrak daun kelor yang diekstraksi selama 40 menit dengan dosis 100 mg/KgBB, 200 mg/KgBB, dan 400 mg/KgBB memiliki penurunan suhu tubuh berturu-turut sebesar 0,1°C; 1,0°C; 1,0°C setelah 150 menit. Berdasarkan hasil dapat disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun kelor (EDK) memiliki aktivitas antipiretik yang ditunjukkan oleh kemampuannya menurunkan suhu tubuh mencit yang mengalami demam. Dari seluruh kelompok perlakuan, kelompok EDK dengan waktu ekstraksi 20 menit dengan dosis 200 mg/kgBB memberikan efek antipiretik terbaik dengan rata-rata penurunan suhu sebesar 1,7°C, mendekati efektivitas kontrol positif (parasetamol) yang menghasilkan penurunan suhu sebesar 2,1°C. Namun Hasil dari uji perbedaan Kruskal-Wallis menunjukkan sig < 0,05 maka tidak ada perbedaan yang signifikan waktu ekstraksi dengan metode (UAE) daun kelor terhadap aktivitas penurunan suhu pada mencit putih jantan.
References
Zein, U. 2012. Buku Saku Demam. Perpustakaan Nasional: Katalog Dalam Terbitan (Vol. 96). Medan: USU Press.
Graham, Garry G., Michael J. Davies, Richard O. Day, Anthoulla Mohamudally, and Kieran F. Scott. 2013. "The modern pharmacology of paracetamol: therapeutic actions, mechanism of action, metabolism, toxicity and recent pharmacological findings." Inflammopharmacology 21, 201-232.
BPOM, 2015, Parasetamol (Asetaminofen),http://pionas.pom.go.id/ monografi/ parasetamol- asetaminofen [29 November 2024].
Bhattacharya, A., Behera, R., Agrawal, D., Sahu, P. K., Kumar, S., & Mishra, S. S. 2014. Antipyretic effect of ethanolic extract of Moringa oleifera leaves on Albino rats. Tanta Medical Journal, 42(2), 74-78.
Ermawati, E. F., Samigun, S., & Hadjanti, E. S. 2011. The antipyretic effect of bitter melon (Momordica charantia) leaf in male white mice. Asian Journal of Natural Product Biochemistry, 9(1), 7-11.
Ikhsan, Sari, A. D. K., & Sari, F. T. I. 2025. Aplikasi penggunaan ultrasonik pada ekstraksi antioksidan pada berbagai simplisia daun. Camellia, 4(1), 238–244.
Billi, J., Sanggel, M. J., & Pasaribu, E. 2024. Uji aktivitas antihiperglikemik ekstrak etanol daun sengkubak (Pycnarrhena cauliflora (Miers.) Diels) pada mencit putih jantan yang diinduksi aloksan. Jurnal Borneo Cendekia, 8(1), 81–90.
Faradiba, F., Syarif, R. A. A., Khaira, A. T. M., & Alyanti, T. K. 2024. Pengaruh Variasi Metode Ekstraksi Jahe Dan Serai Terhadap Aktivitas Antiinflamasi Pada Penghambatan Denaturasi Protein. Jurnal Fitofarmaka Indonesia, 11(1), 33–40.
Junito, J., Katja, D. G., & Kamu, V. S. 2018. Uji Fitokimia dan Toksisitas Dari Ekstrak Daun Chisocheton Sp.(C. Dc) Harms. Chemistry Progress, 11(2).
Hirda, T.A., Sam, K.D.P., Karim, M., Kanang, I.L.D. and Irwan, A.A., 2024. Uji efektivitas antipiretik ekstrak daun saliara terhadap mencit jantan yang diinduksi vaksin DPT. Fakumi Medical Journal: Jurnal Mahasiswa Kedokteran, 4(6).
Depkes RI., 1995. Farmakope Indonesia, Edisi IV, Departemen Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta, 7.
Wijaya, H.M. and Lina, R.N., 2023. Efektivitas antipiretik kombinasi ekstrak etanol daun kelor (Moringa oleifera Lam.) dan daun pare (Momordica charantia L.) pada mencit jantan yang diinduksi pepton 5%. Cendekia Journal of Pharmacy, 7(1), pp.37–45
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 silvi nurafni, Siti Mariam, Imam Maulana

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









