AKTIVITAS ANTIHIPERURISEMIA EKSTRAK KOMBINASI DAUN KEMANGI (Ocimum basilicum L.) DAN KERSEN (Muntingia calabura L.) SECARA IN VIVO

Authors

  • Deden Winda Suwandi Universitas Garut
  • Hesti Renggana Universitas Garut
  • Tiara Nurjanah Universitas Garut
  • Anas Subarnas Universitas Padjadjaran
  • Lina Asmala Universitas Padjadjaran

DOI:

https://doi.org/10.47219/ath.v11i1.648

Keywords:

Antihiperurisemia, Daun Kemangi dan Kersen, POCT

Abstract

Kadar asam urat dalam darah dapat meningkat dan melampaui batas normal, kondisi ini disebut hiperurisemia. Studi terdahulu menunjukkan bahwa penggunaan daun kemangi maupun daun kersen secara terpisah telah terbukti efektif mampu menurunkan asam urat darah mencit. Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi aktivitas serta efek sinergis dari kombinasi ekstrak daun kemangi dan daun kersen sebagai agen antihiperurisemia, yang dianalisis menggunakan metode POCT (Point of Care Testing) dengan alat Easy Touch GCU. Mencit diinduksi hiperurisemia melalui pemberian jus hati ayam secara peroral dengan dosis 1 mL/100 g bobot badan serta kalium oksonat sebesar 250 mg/kg bobot badan secara intraperitoneal. Dosis perlakuan yang digunakan meliputi ekstrak daun kemangi 100 mg/kg BB, ekstrak daun kersen 500 mg/kg BB, serta kombinasi kedua ekstrak berdasarkan dosis efektif masing-masing tanaman dengan variasi perbandingan 0,5 : 0,5; 0,5 : 0,25; 0,25 : 0,5; dan 0,25 : 0,25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh dosis perlakuan memiliki aktivitas antihiperurisemia pada mencit jantan putih, kecuali kombinasi dosis 0,25 : 0,5. Kombinasi dosis 0,5 : 0,25 yaitu dosis kombinasi 50 mg/kg BB : 125 mg/kg BB, terbukti sebagai dosis paling efektif dengan rata-rata penurunan kadar asam urat sebesar 56,29% dan tingkat efektivitas antihiperurisemia mencapai 95,00%.

References

Hidayah N, Hasanah F, Gunawan M, Lestari A. Uji Efektifitas Antihiperurisemia Ekstrak Daun Salam (Syzygium polyanthum Wight.) Terhadap Mencit Jantan yang Diinduksi Jus Hati Ayam dan Kalium Oksonat. J Saintika. 2018;18(1):24–31.

RJ I, Pailan ET, Baharuddin B. Risk Factor Analysis of Gout Arthritis. J Ilm Kesehat Sandi Husada. 2023;12(1):157–62.

Gultom ED dan Rahmawati EP,. Uji Efektivitas Ekstrak Etanol Daun Kersen (Muntingia calabura L.) Sebagai Antihiperurisemia Pada Tikus Putih Jantan Yang Di Induksi Kalium Oksonat. Jurnal Farmasi dan Herbal, 2023; 6 (1): 179-186.

Anggun, Ismanto AY, dan Masi G. Pengaruh Air Rebusan Daun Kemangi Terhadap Kadar Asam Urat Darah Pada Penderita Hiperurisemia Di Wilayah Kerja Puskesmas Wolaang. Journal Keperawatan, 2016; 4 (1), 1–7.

Rahmawati R, dan Kasmiah A. Uji Efek Penghambatan Enzim Xantin Oksidase Oleh Infus Daun Kemangi (Ocimum Basilicum L.) Berdasarkan Parameter Farmakokinetik Kofein. Jurnal Farmasi, 2009; 1(1), 1-7.

Wajdie F., Kartika R., Saleh C. Uji Aktivitas Antihiperurisemia Dari Ekstrak Etanol Daun Kluwih (Artocarpus altilis (Parkinson) Fosberg) 1. RJ I, Pailan ET, Baharuddin B. Risk Factor Analysis of Gout Arthritis. J Ilm Kesehat Sandi Husada. 2023;12(1):157–62.

Halida Suryadini, 2019, Uji Parameter Standar Dan Penapisan Fitokimia Pada Daun Steril Kelakai (Stenochlaena palustris (Burm.F.) Bedd.) Menggunakan Ekstraksi Bertingkat, Jurnal Ilmiah Farmasi Farmasyifa Volume 2 No 1 halaman 40 – 51.

Febrianti D, Mulyati D, Rismawati E. Karakterisasi Simplisia dan Ekstrak Etanol Daun Sirsak (Annona muricata Linn). In: Prosiding Penelitian Spesialis Unisba. 2015. p. 475–80.

Nuari DA, Renggana H, Yuniar CT, Novitasari M, Lulu A. Aktivitas Antihiperurisemia Ekstrak Etanol Daun Afrika (Vernonia amygdalina Delile.) pada Mencit Putih Galur Swiss Webster yang Diinduksi Melinjo dan Hati Ayam. Pharmacon J Farm Indones. 2021;18(1):89–96.

Kristiani, RD., Rahayu, D., dan Subarnas A. Aktivitas antihiperurisemia ekstrak etanol akar pakis tangkur pada Mencit jantan. Bionatura- J Ilmu-ilmu Hayati dan Fis. 2013;15(3):156–9.

Madyaningrum E, Kusumaningrum F, Wardani RK, Susilaningrum AR, Ramdhani A. Buku Saku Kader: Pengontrolan Asam Urat di Masyarakat [Internet]. Fakultas Kedokteran, Kesehatan Masyarakat, dan Keperawatan, Universitas Gadjah Mada. 2020. 38 p. https://hpu.ugm.ac.id/wp-content/uploads/sites/1261

Kurnianingtyas, Solikhati DI, Istriningsih E. Aktivitas Antihiperuresemia Kombinasi Ekstrak Rimpang Lengkuas (Alpinia Galanga L.) Dan Allopurinol Pada Mencit Putih Jantan Galur Swiss. Parapemikir J Ilm Farm. 2020;9(1):38.

Efendi JI. Uji Aktivitas Antihiperurisemia Ekstrak Daun Kemangi (Ocimum sanctum) Dan Daun Salam (Syzygium polyanthum) Pada Tikus Yang Diinduksi Hati Ayam. J Keperawatan UNSRAT. 2018;4(1):1–17.

RI KK. Farmakope Herbal Indonesia. 2nd ed. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI; 2017.

BPOM. Peraturan badan pengawas obat dan makanan nomor 18 tahun 2021 tentang pedoman uji farmakodinamik praklinik obat tradisional. Badan Pengawas Obat dan Makanan RI. 2021;(1):15–24.

Handayani AM., Kajian Potensi Sifat Fungsional Daun Kersen Melalui Pendekatan Secara In Vitro, In Vivo Dan Uji Klinis Bedasarkan Studi Literatur, Jurnal Fakultas Teknik, 2026; Volume 7 (2), p. 89-97.

Rahayu, KS. Nofita, Saputri, GA. Pengaruh Teknik Ekstraksi Daun Kemangi (Ocimum Sanctuml.) Terhadap Penurunan Kadar Asam Urat Pada Tikus Putih Jantan Rattus Norvegicusyang Telah Diinduksi Kafeina. Jurnal Ilmu Kedokteran dan Kesehatan, 2023; Vol. 10, (2).

Peraturan Badan Pengawas Obat Dan Makanan. Pedoman Uji Farmakodinamik Praklinik Obat Tradisional. 2021. No. 18. 1-60.

Downloads

Published

2026-06-15

How to Cite

Suwandi, D. W., Hesti Renggana, Tiara Nurjanah, Subarnas, A., & Asmala, L. (2026). AKTIVITAS ANTIHIPERURISEMIA EKSTRAK KOMBINASI DAUN KEMANGI (Ocimum basilicum L.) DAN KERSEN (Muntingia calabura L.) SECARA IN VIVO . Jurnal Farmamedika (Pharmamedica Journal), 11(1), 99–106. https://doi.org/10.47219/ath.v11i1.648