HUBUNGAN PENGGUNAAN TABLET TAMBAH DARAH TERHADAP PENINGKATAN KADAR HEMOGLOBIN PADA IBU HAMIL DI UPTD PUSKESMAS CIPAKU BOGOR
DOI:
https://doi.org/10.47219/ath.v11i1.681Keywords:
ibu hamil, kadar hemoglobin, tablet tambah darahAbstract
Upaya pemerintah salah satunya untuk memenuhi asupan zat besi pada ibu hamil adalah dengan melakukan pemberian tablet tambah darah sebagai salah satu upaya penting dan merupakan cara yang efektif karena dapat mencegah dan menanggulangi anemia akibat berkurangnya kadar hemoglobin dalam darah Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sosiodemografi, perbedaaan kadar hemoglobin pada trimester 1 dan trimester 3, serta hubungan penggunaan tablet tambah darah terhadap kenaikan kadar hemoglobin pada ibu hamil. Metode penelitian ini menggunakan metode kuantitatif secara retrospektif dari rekam medis dan hasil Laboratorium periode Januari – Desember 2024 di UPTD Puskesmas Cipaku. Hasil penelitian terhadap 109 sampel, menunjukkan umur terbanyak kategori dewasa awal 52,29%, pekerjaan ibu rumah tangga 73,39%, pendidikan terakhir SD 44,67%, status gravida (G) kategori multigravida 73,39%. Berdasarkan hasil yang diperoleh yaitu kadar hemoglobin trimester 1 11,62 (g/dL) dan terjadi penambahan rata – rata kadar hemoglobin trimester 3 12,83 (g/dL). Hasil uji wilcoxon menunjukkan p-value 0,00 ? 0,05 menandakan tablet tambah darah memiliki hubungan terhadap kenaikan kadar hemoglobin pada ibu hamil dari trimester 1 ke trimester 3. Hasil uji wilcoxon effect sizes sebesar 0,83 ? 0,5 menunjukan bahwa tablet tambah darah memiliki hubungan yang sangat besar terhadap kenaikan kadar hemoglobin pada Ibu hamil.
References
World Health Organization (WHO). 2019. Anaemia in pregnancy. Geneva: World Health Organization.
Kemenkes RI. 2023. Buku Saku Pencegahan Anemia Pada Ibu Hamil dan Remaja Putri (M. dr. Lovely Daisy, Trans.). Kemenkes RI.
Sari, A. P. (2020). Konsumsi Tablet Besi Terhadap Kadar Hemoglobin Ibu Hamil Trimester Dua. JPP (Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang), 15(1), 45–51
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (t.t.) Waktu Kehamilan Ideal dari Sisi Biologis.
Dewi, R., Santoso, B., & Wulandari, A. 2023. Pengaruh Pemberian Tablet Tambah Darah terhadap Peningkatan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil dengan Anemia. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 11(2), 134-141
Putri, S., Anggraini, D., & Lestari, P.2022. Hubungan Tablet Zat Besi dalam Meningkatkan Hemoglobin pada Ibu Hamil: Studi di Puskesmas Kecamatan X. Jurnal Gizi dan Kesehatan Masyarakat, 9(3), 220-227
Data Puskesmas Cipaku. 2024. Laporan Survei Kesehatan Puskesmas Cipaku Kota Bogor
Kurniawati, et al. (2023).Kepatuhan Konsumsi Tablet Tambah Darah pada Ibu Hamil di Wilayah Kerja Puskesmas X. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 15(2), 100–108
Istikhomah, H., Jayanti, I. D., & Suryani, E. 2023. Hubungan Konsumsi Tablet Fe dengan Kadar Hemoglobin pada Ibu Hamil di Puskesmas Bayat Klaten. Avicenna: Journal of Health Research, 6(2), 15-28
Rahayu & Saputra,. (2020). Kehamilan Berulang dan Risiko Anemia. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 12(3), 98-105
Rahmawati, D., Sari, M., & Pratiwi, L (2021). Hubungan Tablet Tambah Darah terhadap Peningkatan Hemoglobin pada Ibu Hamil. Jurnal Ilmu Kesehatan, 8(3), 200-210
Hidayati, R., et al. 2021. Faktor Risiko Anemia pada Ibu Hamil Multigravida. Jurnal Gizi dan Kesehatan, 14(1), 67-75
Imtiaz, S., & Begum, F. 2022. Anemia in Pregnancy: Causes, Consequences and Management. Journal of Clinical Obstetrics and Gynecology, 75(1), 56-64
Kavitha, V., & Yadav, P. 2020. Nutritional Anemia and Pregnancy Outcomes: A Review. Journal of Obstetrics and Gynaecology of India, 70(5), 1015-1022
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Neilli Apolina CCI, Pramudita Rahmadhani

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.









